Oleh Oka Nurlaila
17 October 2018
ASRI Mengajak Petani di Sekitar Kawasan TN BBBR Untuk Beralih Ke Pertanian Berkelanjutan

Selain pengobatan keliling, tim konservasi ASRI pun memanfaatkan kunjungan ini untuk sosialisasi pertanian berkelanjutan ke masyarakat – masyarakat di dua desa, yaitu Desa Nusa Poring dan Desa Mawang Mentatai.

Dika, Manajer Konservasi ASRI, mengungkapkan bahwa sekilas disana masih banyak praktik pertanian metode tradisonal, tebang bakar. Hal ini terlihat sewaktu perjalanan menuju lokasi pengobatan keliling terdapat banyak hutan hangus terbakar. ASRI pun memperoleh beberapa keterangan dari pihak Taman Nasional tentang aktivitas penebangan pohon di sekitar TN BBBR. Untuk itu, ASRI akan bekerja dengan masyarakat agar petani dapat beralih ke pertanian berkelanjutan.

Selama empat hari tim konservasi melakukan pencarian fasilitator pertanian berkelanjutan atau organic farming yang berasal dari desa setempat. Fasilitator pertanian organik selanjutnya akan dilatih agar mereka dapat mengakomodasi dan sebagai tempat bertanya serta berlatih masyarakat dan petani di sekitar TN BBBR.