Oleh Oka Nurlaila
01 December 2020
Dr. Ronald, Dokter Spesialis Bedah Umum di Klinik ASRI

Sejak Maret 2020 Klinik ASRI memiliki dokter spesialis bedah umum yang dapat menangani kasus-kasus bedah umum. Mari kita kenalan dengan dr. Ronald Natawidjaja atau biasa disapa dr. Ronald.

 

Dr. Ronald lulus dari Universitas Kristen Maranatha, Bandung dan melanjutkan sekolah spesialis bedah umum di Universitas Udayana, Bali. Sebelum menjadi dokter bedah, dr. Ronald bekerja sebagai dokter umum di Klinik ASRI selama hampir tiga tahun pada tahun 2012-2015. Pria kelahiran Bandung ini bercerita tentang pengalamannya mengenal ASRI yang telah mengantarkannya menjadi dokter bedah.

 

“Menurut saya, ASRI itu unik ya karena menghubungkan kesehatan dan lingkungan dimana sebelumnya saya tidak pernah menemukan ada organisasi yang orang-orangnya bisa memberikan pelayanan kesehatan sekaligus menjaga lingkungan,” kata dr. Ronald dengan semangat.

 

Dokter spesialis bedah umum penyelamat hutan

(dr. Ronald sedang menangani pasien di Klinik ASRI)

 

Dokter Ronald memberikan pelatihan teknik penjahitan luka dengan staf Klinik ASRI

(dr.Ronald memberikan pelatihan teknik penjahitan luka dengan staf Klinik ASRI)

 

Ia mengungkapkan hal lainnya yang ia sukai dari ASRI adalah toleransi dan keterbukaan antar staf yang sangat baik, sehingga menjadikan suasana kerja lebih damai dan menyenangkan. Selain itu, ia juga menyadari dan banyak belajar untuk hidup lebih ramah lingkungan, seperti membuang sampah di tempat sampah, membawa botol minuman, dan memilah sampah organik dan non-organik di rumah.

 

Tahun 2015, dr. Ronald mengambil pendidikan dokter spesialis bedah dimana hal ini didukung oleh beasiswa yang diberikan oleh ASRI karena peranan dokter bedah sangat penting untuk daerah yang jauh dari pusat kota seperti Kayong Utara. Dulu sewaktu bekerja di ASRI sebagai dokter umum, ia pun sering mendapatkan banyak kasus bedah, namun harus dirujuk ke Ketapang karena tidak ada dokter bedah di Kayong Utara saat itu. Waktu perjalanan yang diperlukan untuk mencapai rumah sakit terdekat yang memiliki dokter spesialis bedah adalah sekitar 2.5 jam.

 

“Saya memilih melanjutkan spesialis bedah karena seiring berjalannya waktu saya melihat bahwa Kayong Utara membutuhkan dokter yang dapat memberikan pelayanan bedah ke depannya. Saya pun melihat bahwa bedah umum bersifat menyeluruh dan dapat menangani kasus yang umum dan sering ditangani. Jika pasien membutuhkan untuk dirujuk ke bedah spesialis lainnya, maka bedah umum dapat memberikan tatalaksana awal agar pasien tersebut stabil dan aman saat dirujuk,” cerita dr. Ronald.

 

Setelah lulus sebagai dokter spesialis bedah umum, dr. Ronald beserta istri datang ke Kayong Utara. Ia merasa sangat senang untuk dapat kembali dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kayong Utara dan sekitarnya yang merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Palung. “Rasanya senang dan kangen karena bisa ketemu lagi dengan teman-teman lama di ASRI , dan bisa melihat ASRI yang baru dengan wajah-wajah yang baru. Bangunannya terlihat sangat bagus, indah, dan tertata dengan cantik,” ungkap dr. Ronald. Selain di Klinik ASRI, dr. Ronald juga memberikan pelayanan di RSUD Sultan Muhammad Jamaludin sebagai bentuk dukungan dan Kerjasama antara ASRI, Dinas Kesehatan Kayong Utara, dan RSUD Sultan Muhammad Jamaludin, agar lebih memudahkan masyarakat Kayong Utara mengakses pelayanan bedah.

 

Dokter Ronald bertugas di RSUD Sultan Muhammad Jamaludin

(dr. Ronald sedang bertugas melayani pasien di RSUD Sultan Muhammad Jamaludin)



Dokter Ronald bersama Direktur RSUD Sulatan Muhammad Jamaludin

(dr. Ronald bersama dr. Maria Fransisca Antonelly - Direktur RSUD Sulatan Muhammad Jamaludin. Foto diambil sebelum Covid19)