Oleh Oka Nurlaila
22 March 2019
Masyarakat Gunung Palung Pikat KLHK dan Diplomat

Jakarta, 22 Maret 2019 – Pemberdayaan masyarakat penduduk sekitar Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) yang dilakukan Yayasan Alam Sehat Lestari (ASRI) Bersama mitranya memikat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) beserta para diplomat. Sebab, pendekatan ASRI dinilai sukses memberdayakan masyarakat untuk memulihkan hutan dari kerusakan akibat pembalakan liar sekaligus menjaga kesehatan mereka. ASRI turut berkontribusi pada penurunan jumlah keluarga penebang hutan hingga 88 persen dan penurunan angka kematian bayi hingga 67 persen dalam kurun waktu 2007 hingga 2017. Selama hampir 12 tahun berdiri, ASRI memperoleh berbagai macam penghargaan seperti, Disney Conservation Hero 2014, Kalpataru Penyelamat Lingkungan 2016, Whitley Fund for Nature Gold Award Winner 2011 dan 2016, National Geographic Emerging Explorer 2017, dan lain-lain.

 

Pendekatan yang ASRI lakukan adalah dengan mendengarkan ide-ide masyarakat karena ASRI percaya masyarakat tahu solusi untuk permasalahan di sekitarnya. Pada tahun 2007, ASRI menghabiskan waktu 400 jam duduk bersama dan mendengarkan masyarakat di sekitar Kawasan TNGP. Ketika itu masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan berkualitas dan terjangkau, serta pelatihan pertanian organik agar dapat menjaga hutan di sekitar mereka. Untuk itu, ASRI membangun pelayanan kesehatan berbasis konservasi hutan berupa sebuah klinik dimana pasien dapat membayar biaya pengobatan secara non-tunai misalnya dengan bibit, kotoran sapi, cangkang telur, dedak, dll. Selain itu ASRI juga memberikan insentif diskon berobat kepada dusun-dusun yang menjaga hutan dari aktivitas penebangan liar. Bibit-bibit yang dterima dari pasien, digunakan untuk reboisasi di sekitar kawasan TNGP.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada ASRI telah mendukung pemulihan-pemulihan ekosistem yang berada di TNGP. Apa yang dilakukan ASRI perlu diacungi jempol dan selaras dengan pendekatan KLHK yang mengedepankan masyarakat sebagai subjek, bukan objek. Ini bisa menjadi pembelajaran bagi pihak lain yang peduli lingkungan,”ujar Direktur Kawasan Konservasi KLHK Ibu Dyah Murtiningsih dalam pembukaan Planetary Health Talks yang digelar ASRI dalam rangka perayaan Hari Hutan Internasional di Mall Pacific Place, Jakarta, pada 21 Maret 2019 malam.

 

Duta besar Peru untuk Indonesia, Julio Cardenas, menyatakan sangat terkesan dengan pencapaian ASRI dan menyampaikan bahwa Peru, yang juga dilanda masalah degradasi hutan dapat belajar dari pendekatan ASRI. “Kami memiliki banyak kesulitan untuk menemukan solusi bagaimana menghijaukan kembali hutan yang telah ditebang di Peru. Saya tertarik mencoba pendekatan yang ASRI lakukan, mereplikasi pendekatan ini di Peru,” ucapnya.

 

Sementara itu, Rachel Malik, istri Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik, mengutarakan kekagumannya terhadap apa yang dilakukan oleh ASRI untuk memperbaiki alamnya. “Saya, Mei Chou (istri Duta Besar Amerika untuk Indonesia) dan putri saya Maleeha sangat terinspirasi dengan ketulusan hati organisasi ini. Putri saya yang sedang kuliah kedokteran di London sangat bersyukur diajak ke ASRI. Dia bangga telah membuat keputusan yang tepat dengan mengambil kuliah kedokteran. Dia ingin kembali sebagai dokter dan bekerja di klinik seperti ini,” tuturnya.

 

“Berdasarkan laporan PBB tahun lalu, kita hanya punya waktu 11 tahun hingga tahun 2030 untuk memperbaiki masalah emisi karbon. Setiap orang di dunia ini mempunyai peran untuk memberikan solusi. Contoh peran yang dapat Anda berikan adalah membantu masyarakat yang telah menjaga hutan, paru-paru dunia dengan membantu organisasi-organisasi yang bekerja disana, seperti ASRI. Mari kita berkerja sama!,” ujar dr. Kinari Webb, pendiri Alam Sehat Lestari.

 

Tentang ASRI

Yayasan Alam Sehat Lestari (ASRI) adalah lembaga nirlaba yang bergerak di bidang kesehatan planetari di Kalimantan. ASRI mengintegrasikan pelayanan kesehatan dengan pelestarian hutan bernilai konservasi tinggi untuk mewujudkan masyarakat sehat, sejahtera, dan alam lestari. ASRI telah memberikan layanan kesehatan berkualitas dan terjangkau kepada lebih dari 32,000 orang. Serta berkontribusi pada penurunan jumlah penebang ilegal hingga 88% di kawasan Taman Nasional Gunung Palung.

 

ASRI terus mendukung upaya pemerintah melestarikan hutan, serta menginspirasi dunia dengan pelayanan kesehatan berbasis konservasi hutan. Informasi selengkapnya dapat disimak di www.alamsehatlestari.org.